Kamis, 04 Juni 2009
Waktunya untuk berpuitis ria.
Siang ini, ketika matahari dimasa teriknya, sirnakanlah semua pikiran ku yang buruk dan prilaku yang buruk, agar aku mampu menatap dirinya yang tidak tau sedang apa disana. Yang tidak tau apakah sedang memikirkan diriku apa tidak. Inilah dunia yang dimana kita akan terus mengeluh dan berharap....
Minggu, 19 April 2009
Apa arti wanita bagimu...?
Kehidupan manusia.... saat aku mulai berjalan dalam kehidupan ini, aku mengetahui fenomena ada dualitas yaitu pria wanita... aku sebagai pria tentu mengetahui bahwa wanita adalah lawanku.... adalah berbeda denganku... Namun apakah perbedaan membuat sebuah gap yang memberi jarak pada keberadaan mereka dan keberadaan kaum ku...? Tentunya anak panah kan lebih berfungsi jika ada busur, benang kan lebih berguna jika ada jarum, begitulah kita manusia, Keberadaan kaum pria kan lebih lengkap jika ada kaum wanita, namun apakah arti wanita itu bagimu>? Terhadap diriku?
Keberadaan wanita sangat penting terhadapku, Karena kado pertamaku dari Tuhan ketika aku datang ke bumi ini adalah sepasang pria dan wanita yang kelak ku sebut Papa & Mama, Karena ada sosok Wanita itulah yang pada awal 9 bulan pertama selalu membawa diriku kemanapun dia pergi, setelah itu selama beberapa bulan ke ia rela mengorbankan waktunya, malamnya, untuk menjagaku, dan ketika ku terjaga ia lah yang mengorbankan waktu istirahatnya untuk menenangkan diri ini.
Berartikah wanita bagimu?
Menjelang penyelesaian T.A ku ada seorang pembimbing yang selalu membimbing ku dalam mengerjakan T.A yang mengorbankan waktunya, untuk membimbing diri ini, Beliau selalu memberikan yang terbaik pada diri ini, bahkan ketika sidang T.A waktu itu, beliau selalu membantu diri ini untuk menyelesaikan studi di SBM-ITB dan memperoleh gelar kesarjanaan..... Seorang dosen yang memiliki sifat keibuan yang selalu mengayomi mahasiswanya.....
Berartikah wanita bagimu?
Ketika hidup ini telah dipenuhi oleh penglihatan duniawi yang selalu mengaburkan dan merisaukan hati ini, ketika itu pejalan kaki butuh kehadiran penyejuk hati yang hadir dengan bimbingan bimbingan nuraninya, seorang Ibu Pandita selalu saja membimbing diri ini agar dapat menjalankan hidup ini lebih bahagia. Ia laksana seorang Ibu bagi diri ini dan teman-teman pejalan kaki lainnya....
Berartikah wanita bagimu?
APA ARTI WANITA BAGIMU?
HANYA DIRIMU YANG MENGETAHUINYA....Selamat Hari Kartini, dan semoga semangat wanita-wanita di Indonesia khususnya, di dunia umumnya, selalu terang, membawa kesejukan bagi setiap insan di dunia ini, karena kesejukan kesejukan inilah yang kan mendatangkan DUNIA SATU KELUARGA.......
sekali lagi SELAMAT HARI KARTINI........
Senin, 13 April 2009
Lukisan Kehidupan
Apa yang membuat seorang pelukis tetap ada meski telah beratus ratus tahun, adalah lukisannya, adalah keindahan lukisannya. Pelukis membutuhkan banyak warna agar lukisannya indah, begitu juga seharusnya kita manusia, yang sedang melukis kehidupan ini.Tapi apakah benar kehidupan ini kan indah jika warna warna itu ada di kehidupan kita?
Namun ketika pelukis tersebut memakai terlalu banyak warna, kelam dan hitam yang kan di dapatnya. Karena bukankah kalau semua warna itu di campur maka yang kan di peroleh adalah hitam, begitu juga lah kehidupan kita ini. Ketika terlalu banyak warna yang kita campur warna hitam dan kelam yang kan kita temui. Dan ketika warna hitam kuperoleh apakah ada orang yang datang untuk memberi warna putih kembali padaku? Apakah ada orang yang mau dan mampu untuk memutihkan lukisan kehidupan ini?
Sebenarnya tidak perlu berapa banyak orang yang mampu dan mau untuk melakukannya, cukuplah orang yang mau satu orang saja. Itu sudah cukup agar lukisan kehidupan ini kembali ditata ulang, namun acap kali sering kita temui ketika sebuah lukisan mulai kelihatan tidak indah maka sang pelukis akan membuangnya, Apakah kehidupan seperti itu? Tentu tidak, karena ketika pelukis melukis lukisan indahnya ia sering kali menyendiri untuk memperoleh keindahannya itu, itulah bedanya kita pelukis kehidupan dengan pelukis lukisan. Kita pelukis kehidupan, selalu memiliki tangan tangan ketiga, keempat, dan seterusnya….. Selalu memiliki otak kedua, ketiga dan seterusnya….Mereka itulah sahabat….
Apakah benar sahabat itu akan membantu kita dalam melukis?
“Aku tidak takut pada apapun, kecuali terhadap setan yang ada pada diri mereka yang kan berhianat dan tak sanggup untuk kupercaya”
Hanya itulah pertimbangan ku…. Tapi percayalah kawan, ketika pejalan kaki menemukan kata kata ini, pejalan kaki sudah sejak dahulu telah melukis kehidupan ini dengan berbagai tangan… berbagai pikiran, dan ketika ada prasangka tentang setan setan pada diri mereka itu muncul… saat itu pejalan kaki terus berlari agar bisa meninggalkan pikiran itu di belakang.
Ketika pikiran itu telah jauh kita tinggalkan, maka saat itulah tangan tangan ketiga, keempat dan seterusnya, serta pikiran kedua, ketiga, dan seterusnya dapat bekerja membantu kita.
Karena jauh sebelumnya, telah ada dan tertanam dalam hati dan pikiran kita, sebuah sinar terang yang kelak kan bersatu. Sebuah harapan dan mimpi, yang bukan hanya untuk aku engkau dan dia. Sebuah harapan dan mimpi yang telah tertanam bukan untuk kami, atau kalian namun sebuah harapan dan impian untuk kita. Itulah yang membuat impian dan harapan itu muncul untuk di lukiskan dalam kehidupan ini. Untuk dilukiskan oleh semua jari jari insan manusia, agar kelak ia kan bersatu menjadi lukisan kehidupan terindah, yang tak akan luntur oleh zaman, yang tak akan mungkin terpisahkan oleh ras dan suku bangsa. Yang tak mungkin hilang karena kebodohan…. Sebuah Lukisan yang kan tetap abadi…. DUNIA SATU KELUARGA